pertanian

pertanian
selamat bekerja

Selasa, 04 Desember 2012


Usahatani Terpadu Padi, Ikan, Itik

 

Pertanian terpadu antara padi dan ikan (mina-padi) memiliki sejarah yang panjang di Indonesia.  Secara 
umum, para petani telah membangun/membentuk system ini jauh dari yang telah ada sekarang. Pelaksanaan system padi-ikan secara luas berada pada daerah irigasi di Provinsi Jawa Barat berupa minapadi, ikan penyelang dan ikan. Sistem yang khusus yang disebut sawah tambak juga ada pada daerah pesisir di Propinsi Jawa Barat.
Budidaya terpadu minapadi itik atau yang lebih dikenal dengan istilah populer “parlabek” (Pare/padi, Lauk/ikan, Bebek/itik) adalah pemeliharaan itik pada sawah minapadi (ikan-padi). Itik dilepas di sawah minapadi atau dapat pula dikandangkan di sekitar sawah.        Berdasarkan hasil penelitian dari Balai Penelitian Tanaman Pangan Sukamandi terdapat beberapa keuntungan dari sistem budidaya terpadu minapadi itik/parlabek, yaitu:
1. Keuntungan langsung:
  • Produksi padi sistim parlabek relatif tidak menurun hasilnya dibandingkan dengan sistem usahatani padi saja.
  • Ikan dan telur itik merupakan nilai tambah bagi pendapatan petani
  • Kesejahteraan dan pendapatan petani meningkat.
2. Keuntungan tidak langsung :
  • penyerapan tenaga kerja meningkat sepanjang musim padi dan setelah musim padi, sehingga dapat mengurangi pengangguran
  • protein hewani tersedia sepanjang musim bagi masyarakat pedesaan
  • terjadi daur ulang yang saling menguntungkan, yaitu itik dan ikan dapat menekan populasi gulma dan hama (pengendalian hayati); kotoran ikan dan itik menjadi pupuk padi; itik dan ikan berfungsi sebagai pabrik untuk meningkatkan nilai tambah dari gabah yang hilang pada saat panen.
Mendukung argumentasi tersebut terdapat beberapa hasil penelitian yang membuktikan terjadinya pengendalian hayati gulma khususnya oleh itik.  Di Aigamo,lokasi budidaya terpadu itik dan padi di Jepang, total biomasa rumput / gulma telah dikontrol dengan baik di plot-plotaigamo dibandingkan dengan plot-plot yang diaplikasi dengan agrochemical (Furuno, 1996; Manda, 1992 dalam Cagauan, et.al., 2001). Dari kebun percobaan di Philippina, hal tersebut telah pula diamati oleh Cagauan (1997) bahwa total biomasa gulma di areal persawahan telah diberantas/dikurangi oleh itik-itik mallard dengan ratio antara 52 – 58%. Mekanisme pengontrolan rumput/gulma oleh itik adalah dengan konsumsi langsung baik tanaman gulma dewasa maupun bibit selain itu dari aktivitas makan mereka (itik) juga mengganggu aktivitas pertumbuhan dari rumput/ gulma tersebut (Cagauan, et.al.,2001).
Di Jepang, berdasarkan pengamatan jumlah planthoppers di plot-plot padi yang dipelihara bersama dengan itik aigamo telah berkurang selama tahap awal pertumbuhan padi (Manda, 1992; Furuno, 1996). Di Philipina, sudah pernah dilaporkan bahwa itik sangat efektif sebagai biological control untuk mengontrol dan mengurangi populasi keong (Rice IPM Network, 1991). Rosales dan Sagun (1997) dalam Cagauan,et.al. (2001) melaporkan penurunan kelimpahan populasi keong mas dari  4.6 ekor/m2pada panen tahun pertama menjadi 0.8-1.6 ekor/m2  dan pada tahun kedua, sesuai dengan hasil yang diperoleh dari pemeliharaan itik di lahan sawah setiap habis panen, dengan menggunakan 900 itik per ha, Vega (1991) melaporkan penurunan kelimpahan keong mas di lahan sawah antara 74-84 % yang berdampak pada penurunan kehilangan hasil panen padi sawah.. Bagaimanapun, keserasian ekonomi/ pantas-tidaknya penggunaan itik ini dalam kepadatan yang tinggi harus diteliti keseimbangannya (Cagauan, et.al., 2001).
Persyaratan lahan sawah yang akan digunakan sebagai lokasi budidaya minapadi itik adalah sebagai berikut:
  1. Sawah memiliki pengairan teratur/teknis, agar ikan tidak kekurangan air namun tetap terhindar dari bahaya banjir.
  2. Tanah sawah agak liat/berlempung, hindari tanah yang mudah longsor pada lahan sawah berteras.
  3. Kontur tanah sawah agak landai, agar jika sawah sewaktu-waktu dikeringkan ikan-ikan tetap tidak kekurangan air.
  4. Lokasi sawah dekat dengan pemukiman agar mudah dalam pengawasan ikan dan itik
  5. Luas  petakan sawah ideal untuk usahatani parlabek adalah 500 – 1000 m2terletak pada satu hamparan untuk memudahkan pengawasan dan pengaturan air.
 

Gambar 1. Interaksi Padi-Ikan-Itik
Diversifikasi pola tanam yang melibatkan tanaman padi, ikan dan itik selain secara ekonomis menguntungkan (menghindari kerugian pada salah satu komoditi dan menciptakan lapangan kerja) juga meningkatkan pasokan bahan pangan. Sistem usahatani padi-ikan-itik yang produktif akan dapat meningkatkan pendapatan petani sampai 3 kali lipat yang tercermin pada peningkatan daya beli petani sehingga ketahanan pangan masyarakat akan meningkat.
Berdasarkan hasil penelitian BPTP Sulut mengenai PARLABEK ini menunjukkan bahwa jika petani menerapkan system usahatani terpadu padi, ikan, itik, maka dihasilkan rata-rata produksi padi sawah sebesar 7.20 ton/ha/panen, ikan nila sebesar 5.92 ton/ha/panen dan itik petelur sebesar 244 butir/ha/panen, dengan keuntungan bersih yang dapat dicapai sebesar Rp 136,511,328/tahun.
Sehingga sangat wajarlah jika petani padi sawah sangat diuntungkan jika menerapkan usahatani berdasarkan model/pola ini, disamping resiko kerugian sangat kecil disebabkan adanya komoditi usaha alternative dalam hal ini ikan dan itik. 

Minggu, 02 Desember 2012


Cerita Dewasa | Diajari Sex Sama Tante Mira Yang Bohay - Hallo pembaca ,,, salam kenal yach. Terus terang sebelum aku menulis ini aku mikir 1000 kali, karena usiaku yang masih sangat muda, tapi aku merasa harus menceritakan semua ini, apalagi setelah aku membaca cerita-cerita CCS (kebetulan komputerku ada di kamarku jadi aku bisa bebas), ada cerita yang sangat mirip dengan apa yang telah menimpaku. Walaupun nilai BI ku di sekolah cukup bagus, namun sebelumnya mohon maaf yah jika penulisan aku kurang bagus. Peristiwa ini memang benar-benar terjadi setahun yang lalu pada diriku.

 Cerita Dewasa | Diajari Sex Sama Tante Mira Yang Bohay

Namaku Ricky, usiaku baru 16 tahun, masih kls 1 SMU di salah-satu SMU swasta di JKT. menurut org-2 wajahku lumayan Ok, kulitku putih, tinggi 165. Di sekolah aku termasuk anak yang biasa saja, tidak bandel, malah kalau dibilang alim juga bisa, maklum di sekolahku disiplinnya amat tinggi. Dalam soal 'begituan' sampai sekarang aku merasa sangat minim, paling-paling aku bisa liat-2 aja dari internet atau VCD, dan kalau sudah ngga tahan lalu onani sendiri. Di Jkt ini dari SMP kls 2 sampai sekarang, aku tinggal bersama di rumah tanteku, namanya tante L . Ia masih 27 thn tapi sudah menikah ketika masih muda. Sedangkan kedua orang tuaku tinggal di Semarang.

Penglamanku ini terjadi baru setahun yang lalu, waktu itu aku masih kls 3 SMP, waktu itu aku masih 15 thn. Peristiwa ini disebabkan karena kelalaianku main Internet di kamarku.

Ketika itu tanteku dan suaminya sedang pergi ke luar kota untuk seuatu keperluan, sedangkan dirumah cuma ada seorang pembantu. Karena itu tanteku memanggil teman baiknya untuk menemaniku.

Nama teman tanteku itu, Tante Mira. Walaupun aku masih kls 3 SMP, tapi aku sudah tahu loh yang namanya wanita cantik. karena tante Mira orangnya memang cantik sekali, matanya lentik, bibirnya seksi, tingginya mungkin sekitar 170-an, dan tentu saja seksi, usianya 28 tahun. Selain cantik, orangnyapun baik, ramah, tapi tegas...

Seperti biasa kalau pulang sekolah, aku suka mengutak-atik internet yang seru-seru, soalnya kalau PR aku kerjakan malam. Lagi seru-serunya, tiba-2 aku kebelet kencing, langsung saja aku lari ke kamar mandi. Setelah selesai dan merasa lega, aku balik lagi ke kamarku. Tapi DEG ! ASTAGA..... Tante Mira sudah ada di dalam kamarku duduk diatas ranjangku sambil menatapku tajam, dengan disebelahnya ada komputerku yang masih menyala (lupa kumatikan), di monitor tampak gambar adegan sex yang tadi aku lihat...

Saat itu aku benar-2 pucat sekali, benar-2 takut, apa jadinya nanti jika Tante Mira melapor ke tanteku, dan tanteku nanti melaporkannya ke orgtuaku... Aku hanya bisa berdiri kaku mematung di muka pintu...

Lalu tante Mira memangilku, "Kesini Ric!". Aku diam saja tidak berani mendekat. "Sini... Ric, duduk sini....", kata tante Mira sambil menepuk kasur di sisinya, namun kali ini nada suaranya diturunkan.... Akhirnya aku mengikutinya duduk disebelahnya. Lalu kemudian Tante Mira berdiri lalu mengunci pintu kamarku dari dalam. Saat itu aku benar-2 tdk bisa mikir apapun, otakku sudah buntu, karena aku sangat deg-degan dan cemas sekali...

Lalu kembali tante Mira duduk disebelahku, dan mulai mengintrogasi-ku. "Apa kamu sering liat gambar-2 spt ini, Ric ?" . Aku cuma bisa mengangguk takut. lalu hening sejenak....

"Apa kamu juga sudah pernah seperti itu ?", tanyanya dengan tegas. "Maksud tante...?", tanyaku cemas. "Maksud tante, apa kamu pernah berhubungan badan seperti itu...?" "...eee... belum tante....". "...yang bener Ricky, jawab yang jujur...!", desak tanteku. "Bener tante Ricky belum pernah...." jawabku terbata-bata.. "Hmmm... jadi kamu hanya sebatas melihat aja... begitu ?". Aku mengangguk lagi..... "Ricky juga suka melakukan onani ?", desaknya lebih lanjut. Sekali lagi aku cuma bisa mengangguk takut.... (Tapi dulu kalau aku onani hanya sebatas meremas-remas dan memainkan maju-mundur penisku, belum pernah
sampai keluar)

"Oh... syukur dech kalau begitu....." kata Tante Mira menurunkan suaranya. "Tante cuma takut, kalau kamu berani sampai begituan sembarangan, bisa merugikan kamu sendiri. Soalnya kalau kamu melakukan hubungan sex sembarangan kamu bisa kena penyakit macam-2 lho..., ngerti ?". "Iya tante.." jawabku sambil mengangguk saja, tapi aku sudah tidak setakut tadi....

"Tapi tante mengerti koq, untuk anak seumur kamu suka yang seperti itu.....".

Nah, sekarang tante akan mengajarkan sesuatu ke Ricky, tapi Ricky harus menurut yah...
Kamu kan juga ngga mau kalau rahasia ini sampai diketahui org lain... iya khan?".. Waduh !... Tante Mira rupanya setengah mengancamku.... aku tentu saja ketakutan... "I..iiya tante..." jawabku cemas... Saat itu aku benar-2 tidak sadar kalau itu adalah jebakan tante Mira...

"Nah sekarang daripada, Ricky sampai macam-2, lebih baik tante saja yang mengajari Ricky, tapi ingat kamu tidak boleh melakukan dengan orang lain... mengerti..?", katanya tegas. Lagi-2 aku cuma ngangguk, tapi terus terang aku waktu itu ngga ngerti apa maksudnya.

Di dalam kamar yang sudah terkunci itu, tante Mira mulai memberi kan perintah, "Sekarang buka semuanya pakaianmu, Ric !". Haah ? aku kaget sekali... "Ayoo..Ricky inget apa yang tadi tante bilang..". Dengan gugup dan bingung aku buka bajuku... "Celananya juga Ric, tadi Tante bilang semuanya....!"

Akhirnya aku tidak pakai apa-apa, namun kuambil bantal untuk menutupi anuku.... tante Mira tersenyum melihat kelakuanku....

"Sekarang kamu terlentang Ricky !" Akupun hanya bisa menurutinya. namun aku masih menutupi anuku dengan bantal...
 


Lalu tante Mira menghampiriku, mengambil bantal yang kugunakan itu, dan membuangnya ke samping. Duh malunya aku.... dan dengan hati berdebar-debar aku hanya bisa pasrah... Lalu selanjutnya... Edan... tante Mira memegang penisku yang masih mengkerut itu, Iiih....! baru seumur-umur anuku dipegang orang lain,wanita cantik lagi, dan tante Mira lagi... Aku sampai gemetar tapi ada perasaan aneh...ngga tau gimana bilangnya, telapak tangan tante Mira terasa amat lembut sekali di penisku.... pokoknya gila deh... Lalu tante Mira mulai memainkan penisku, mengurut-urutnya.... Aaaahh... rasanya luar biasa.... tentu saja penisku mulai bereaksi menegang..... namun tante Mira malah mendekatkan wajahnya dan ah.. gila... dimasukannya penisku ke dalam mulutnya, diemutnya penisku, disedot-sedot, sambil di urut-urut batangnya... semakin gila rasanya.... Aku tdk percaya dengan semua ini, Tante Mira yang begitu aku hormati...... Namun yg jelas penisku benar-benar menjadi extra tegang...

Lalu tiba-2 tante Mira menghentikan permainannya, dan tanpa kusangka-2 tante Mira mulai melepas pakaiannya satu persatu, hingga ia polos sama sekali. Aku hanya terbengong-bengong tidak percaya.... Gila... Tapi memang tubuh tante Mira luar biasa mulus dan seksi sekali, tinggi langsing, namun buah dadanya sangat menantang, juga anunya yang rimbun dengan bulu-bulunya..... aku terus-terang yah terangsang... Baru kali ini secara nyata aku melihat jelas yang namanya tubuh wanita.... namun aku hanya berani mencuri-curi pandang saja.... tante Mira tersenyum nakal melihatku begitu...

Lalu ia mendekatiku lagi, mengecup bibirku, memasukan lidahnya, dan memain-mainkannya didalam mulutku bersama dengan lidahku, aku hanya bisa mengikutinya, rasanya sih asyik lembut,geli,basah,....

Tak berapa lama, tante Mira menghentikan permainan lidahnya... dan tangannya kembali menangkap penisku yang extra tegang itu... Dan Astaga.... tante Mira sambil menduduki-ku berusaha menuntun penisku dan mencoba mengarahkan kepala penisku ke arah vaginanya..... "Tante... Ricky....", ujarku lirih. "Ric... kamu tenang aja deh...!", kata tante Mira tidak memperdulikanku. Jantungku berdegup kencang, menantikan apa yang terjadi....

Kepala penisku mulai menyentuh bibir vagina tante Mira, ssthh...rasanya.... Lalu perlahan-lahan tante Mira mulai mencoba memasukan penisku ke liang vaginanya.... Aaaah.... baru masuk kepalanya saja aku sudah nggak tahan... lalu tante Mira mulai menekan ke bawah, supaya batang penisku bisa masuk lebih dalam, Aaaaahh.... aduuh... sereeeet... walaupun terasa agak licin dan basah vaginanya, tapi seret sekali, aku kebingungan apa memang begini rasanya, aku takut kalau nanti penisku kenapa-napa... Namun tante Mira tetap memaksanya masuk, Aaagggghhhh.... rasanya memang benar-benar luar biasa walaupun penisku agak sedikit ngilu tapi nikmatnya luar biasa. Tante Mirapun sampai mengerang juga...

Lalu tante Mira mulai mengenjot penisku di dalam vaginanya, membuatku semakin gila..., ia sendiripun mengerang-ngerang tak karuan..... Beberapa menit kami begitu hingga suatu saat, seperti adanya sesuatu yang ingin keluar dari penisku, dan makin lama aku semakin tidak kuat menahannya, namun tetap kucoba tahan.... tapi tiba-2 penisku serasa dikenyot oleh vagina tante Mira, yang tiba-2 dinding-2 vaginanya serasa menjepit dengan kuat sekali penisku... aduuuh.... kalau begini aku makin ngga tahan... dan "Aaaaaaaaaaaghhhhhhh........ Tanteee.........." jeritku, dan muncratlah air maniku kedalam vagina tante Mira, badanku mengejang kuat seperti kesetrum, begitu pula dengan Tante Mira yang menjerit keras sekali, ia benar-benar menggelinjang hebat, membuat jepitannya semakin kuat....

Dan akhirnya aku serasa lemas sekali dan tante Mirapun juga ambruk dihadapanku... Sebentar kemudian Tante Mira melepaskan vaginanya, tapi astaga.... ia menjilati seluruh cairan maniku yang berlelehan keluar tadi... tampaknya ia sangat suka sekali.... aku benar-2 sangat heran melihatnya..... Lalu akhirnya tante Mira mendekapku, kita berduapun tidur karena lelah sekali, dan kita saling berdekapan masih dalam keadaan polos.....

Selama 1 minggu tante Mira ditempatku, tentu saja ia selalu memberiku 'pelajaran-pelajaran' nikmat.....

Begitulah pembaca kejadian yang pernah aku alami baru setahun yang lalu, hingga sangat berbekas di hatiku.... Sekarang tante Mira tinggal di Amrik karena ikut suaminya yg tugas disana. Dan sekarang tinggal aku sendirian yang kebingungan.... yah kadang-kadang jika aku membayangkan kembali kejadian itu atau sedang melihat-2 atau baca-2 internet, paling aku melakukan onani saja... habisnya gara-gara tante Mira sih yang malah membuatku jadi semakin begini.....
Rating peringkat pada Google dalam artikel yang berjudul Cerita Dewasa | Diajari Sex Sama Tante Mira Yang Bohay 9 out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.

Sex Drive Thrue [ buat yang demen clubbing ]



 ImageHunting kesenangan di massage, night club, karaoke atau diskotik, sangat membosankan. Atmosfirnya terlampau pekat dengan dupa-dupa malam. Wanita indekos menjadi sebuah alternatif incaran kenikmatan, lokasi rumahan tidak buram, aura mereka pun masih fresh & bening.
Available dalam kemasan wanita karier, gadis ABG, Chinese woman hingga spesial striptease. Layanan drive thrue ini dijinjing dari kos-kosan, lantas menjadi hidangan gairah di hotel-hotel berbintang oleh para lelaki!
Cuplikan I 
Chyntia (bukan nama aslinya), wanita berusia 20 tahun ini dulunya bekerja sebagai sekretaris sebuah konsultan asing. Setelah kontrak kerja habis, ia pun mengganggur, apalagi boss-nya yang berasal dari Canada sudah mudik ke negerinya. Tapi hubungan dengan beberapa costumer kantornya tetap dibina. 

Apalagi postur tubuh seksi dan parasnya yang cantik, selalu menggoda iman para lelaki. Melalui buku telphone dengan berderet nama-nama petinggi, ia kontak "say hello!" dengan nada suara manjanya. Setelah terlibat obrolan kesana-kemari yang tentunya berbau seks, merekapun tersihir dalam dekapan suara mesra Chyntia.
"Aku kos disini biar mudah dihubungi, kebetulan tidak jauh dengan perkantoran mereka!" cerita gadis mirip bintang sinetron remaja ini. Terkadang justru sang lelaki itu yang datang ke kos, dan keduanya berangkat menuju hotel. Menurut pengakuan Chyntia, yang tercatat di daftar antrinya memang terbatas hanya 15 orang. Tapi semua merupakan member tetap, otomatis ia harus pandai-pandai membuat schedule agar tidak bentrok waktunya.
Sistim kerja wanita ini terlihat beda, ia tidak pasang tarif tapi justru kepuasan akan menentukan hasil imbalannya. Anthony misal, marketing directorperusahaan konstruksi, ia menghadiahi Honda Stream warna putih. Lelaki ini merasa mendapat mujijat keteduhan bersama Chyntia, rayu gemulainya sempat membuat impotensinya tiba-tiba sembuh total.
"Kebanyakan mereka tidak to the point, ngobrol bahkan curhat!" katanya. Tidak jarang selain jadi langganan, lelaki memproporsikan dirinya sebagai pacar atau selingkuhan. Itulah keunggulannya, back ground sebagai wanita pendamping boss di kantor bisa dipraktekkan di profesinya sekarang.
Cuplikan II 
"Mereka cantik-cantik dan segar-segar," imbuh pria bertubuh besar ini. Selain itu cara mengambil mereka di rumah mewah, sehingga mengesankan kalau para lelaki yang datang sedang berpacaran dengan wanita-wanita muda itu. "Yang jelas ini lain dari pada yang lain," promosi pria yang kerap berburu wanita-wanita teman kencan ini. 

Fenomena yang diceritakan Gunawan, membuat rasa penasaran para pria petualang cinta lain, yang juga sahabatnya ketika masih bersekolah di sebuah perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Kontan naluri mereka tertantang ingin merasakan sebuah sensasi eksklusif.
Namun untuk dapat menemukan tempat tersebut bukanlah sebuah persoalan yang mudah. "Tempat ini terletak di sebuah kawasan perumahan elite," jelas Gunawan. Bahkan menurutnya sebagai kamuflase di pagar depan tertulis 'Kos-Kosan Khusus Wanita' dengan huruf yang mencolok.
Para calon pelanggan yang baru pertama kali mendatangi etalase kos-kosan ini, akan dibuat ragu apakah benar tempat ini betul menjadi display ABG-ABG penghibur. Tempat ini seakan tersembunyi diantara rumah-rumah lain, mengkelabui publik yang memang tidak berminat bertamasya cinta.
Dengan mengendarai Grand Cherokee keluaran terbaru, Gunawan memandu rekan-rekannya yang ingin bertualang dengan para daun muda yang sangat wild seperti promosinya. Sayang speed kendaraan tak mampu membelah jalanan mengarah Kota yang sangat padat di jam pulang kantor. Maklum, kawasan ini jika malam hari menjadi pusat hiburan malam yang terbesar di Indonesia.
Di sebuah putaran arah mobil pun diajak untuk masuk ke jalan HR yang juga tidak kalah semarak dengan diskotik maupun klub-klub malam. Menjelang senja tempat-tempat hiburan tersebut belum mulai beroperasional. Bak gadis remaja yang sedang menunggu pujaanya, mereka asyik berdandan mempersiapkan diri untuk menjadi sang primadona.
Cuplikan III 
Sebagai seorang PR, Arthur pun menerangkan harga bayaran dari wanita-wanita muda ini. "Short timenya 1,5 juta!," terangnya. Sementara untuk seharian kencan ia mematok harga 3 juta rupiah. Harga yang ditawarkannya tersebut ternyata belum termasuk dengan tempat untuk berkencan, karena mencari hotel urusan konsumen. Jika ada wanita yang cocok dengan seleranya, maka para pria ini dipersilahkan untuk memberikan booking fee. 

Setelah memberikan uang depe, maka user yang telah memesan tersebut tinggal mencari penginapan untuk mengeksekusi kesenangan tersebut. Uang tanda jadi tersebut perlu dikeluarkan, agar wanita pilihannya tidak diambil pelanggan lain. Jika para pria ini tidak mau repot kembali ke kos-kosan, maka mereka tinggal telepon dan meminta diantarkan delivery pesanannya. "Kalau sudah begitu bayarannya tinggal ditambah uang transportasi ke hotel dan membayar uang pengawalan," jelas Arthur.
Selain itu para pengawal ini harus membayar uang pelicin, kepada para petugas front office hotel-hotel yang ditempati para pria pemesan tersebut. Sebab para keamanan biasanya sudah hafal dengan para pengantar wanita. "Kalau kita pelit pasti dibuat susah oleh mereka," tambahnya. Paling tidak dibutuhkan dana administrasi sebesar Rp.200.000 rupiah untuk mengantarkan wanita-wanita pesanan ini. Tentu saja uang tersebut harus dirogoh dari kocek para pemesannya.
Setelah sekitar lima belas menit menunggu, para wanita belia itu akhirnya satu persatu muncul ke lobi yang terletak di sebelah ruangan tamu tersebut. Ada sekitar tujuh wanita belia yang rata-rata berparas cantik dan masih ranum. "Di sini yang paling muda berusia 15 tahun dan yang paling tua berusia 18tahun," promosi Arthur semangat.
Di ruangan yang dibatasi oleh sebuah sketsel, mereka duduk rapi di atas sofa berleter L sambil bersenda gurau dengan sesama mereka. Selayaknya remaja-remaja seusianya yang masih senang berdandan trendi, mereka ini pun berlomba berpakaian seksi seperti tank-top, t-shirt yang terlihat perut,cardigan, rok mini, semua bersaing untuk menggaet tamu.
Cuplikan IV 
Sementara Sisca (sebut saja begitu, 20 tahun), salah satu wanita yang disitu mengatakan, terang-terangan dirinya bukanlah China tulen. "Saya dari Indramayu. Tapi ketika masih sekolah, aku sering dipanggil China," tuturnya. Mata Sisca memang sipit dan kulitnya putih, kalau diusut mungkin generasi kesekian yang sudah diluar trah. 

Ia juga terus terang mengaku, tak ada kursus-kursus khusus agar dirinya bisa melayani tamu dengan gaya China. "Kalau sudah dikamar, gaya apapun tak ada masalah," kata Sisca. Toh, semua wanita juga tahu bagaimana mengendalikan nafsu dan membuat gairah lelaki agar terus menyala.
Menurutnya pula, teman-temannya juga banyak yang bukan China, tapi sewaktu masuk ke situ diterima dengan persyaratan China. Karena itu ia sempat mengajak teman-temannya di kota kelahirannya yang punya komunitas mirip dia.
"Bagaimana cara mengajaknya?"
"Tempat ini kan tidak seperti jasa layanan seks pada umumnya. Tersembunyi, dan agak amatir. Itu yang aku jelaskan pada mereka, sehingga mereka mau. Ketika tidak terima tamu, kami seperti tinggal di kos-kosan," tutur Sisca.
Mereka memang membayar seperti orang kos setiap bulan. Dapat makan dan tempat tidur. Hanya saja tak boleh keliaran di depan rumah dengan seenaknya. "Supaya tak mencolok, karena tetangga tak mau terganggu. Mereka umumnya tahu siapa kami, tapi tak peduli, karena kami tak mengganggu, karena itu tak boleh seliweran di depan rumah kos," tuturnya.
Namun Sisca tak mau mengutarakan, berapa ia mesti membayar sewa atau uang yang didapat setiap terima tamu. Yang jelas, tips dari tamu 'kerja di kos' lebih tinggi dari kerja di tempat 'resmi' seperti night club. Ia, katanya, pernah membandingkannya dengan wanita yang kerja di massage. Tenaganya habis dikuras untuk melayani tamu, siklus hidupnya terbalik, siang tidur dan malamnya bekerja. Secara fisik akan lebih cepat drop, jarang menghirup kesegaran terlihat dari aura wajahnya.
Cuplikan V 
Seorang lelaki yang berjiwa wanita bernama palsu Dian, mengkordinir penari-penari bagai seorang manajer. Mulai dari jadi Mami kos mengurusi kebutuhan sehari-hari, hingga mencari order atau pemasaran masing-masing dancer. Koreografi tidak begitu masalah, "Yang penting bodynya bagus plus bisa goyang erotik!" tutur Dian sedikit kemayu. Untuk itu yang harus dirawat juga bagian aurat, seperti dengan berlulur dan aroma terapi. Belum lagi urusan salon, potong rambut atau baju-baju pesta. 

Seorang pialang yang banyak memenangkan saham sebut saja bernama Darwin, kerap berlangganan dengan agency Dian. Bersama teman-temannya, Don pengusaha perkayuan, Shandy manager retail dan Susanto importir suku cadang. Mereka berkawan sejak kuliah di sebuah universitas di Surabaya. Dua orang tinggal di Jakarta namun terkadang dalam satu bisnis mereka bisa berkumpul bersama.
"Paling gampang, aku booking hotel di kawasan Jakarta Selatan, lantas kontak Dian untuk menyediakan empat penari!" tegas Darwin. Kesempatan ini rutin ia manfaatkan, karena dijamin pasti puas. Dari pada mesti harus road show ke kawasan Kota yang akhirnya malah hasilnya nihil. Dari Dian paket wanita yang ditawarkan juga sering berganti, pokoknya sengaja dibuat konsumen betah dan nagih.
Hitungan bugjet berupa paket, karena tidak sekedar menyediakan penari saja.Sound systeem low capacity berikut lighting plus DJ termasuk yang disediakan. Penataan ruangan dengan berbagai property telah disiapkan olehagency ini, yang jelas nuansanya menjadi mirip night club yang mengundang tumpah ruah gairah. Makanya dalam satu bungkus acara yang memakan waktu satu hari, biaya yang dikeluarkan bisa mencapai sepuluh juta untuk empat orang.
Karena aktifitas all day, dalam waktu lama layanan para wanita ini harus lebih interaktif . "Tenang aja, saya sudah grooming mereka, bagaimana membuat para lelaki tergila-gila!" kilah Dian promosi. Sejak mereka mendatangi kos untuk memilih, wanita-wanita ini sudah pasang jerat-jerat cinta. Walau baru sekali pertemuan, seolah mereka sudah kenal lama bahkan berakting sebagai kekasih. Sehingga waktu seharian sepertinya menjadi kurang, itulah yang dibilang ketagihan!
Masih banyak penelusuran yang dibuat oleh Tim Popular! Hanya untuk